Selainitu wisatawan juga dapat menikmati keindahan Telaga Cebong dari puncak Gunung Sikunir. Bukit Sikunir adalah tujuan yang harus Anda kunjungi saat Anda berwisata ke Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo. Tempat Wisata Ini Paling Populer Di Wonosobo karena menyajikan Golden Sunrise. Bukan hanya itu saja, Anda juga bisa menyaksikan Lokasi jalan Dieng Desa Kalianget, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo Objek wisata Wonosobo yang selanjutnya adalah pemandian air panas. Nama tempatnya kalianget. Lokasi pemandian Kalianget, berada di di Jalan Dieng Km. 3, Kalianget, Wonosobo. Objekwisata Dieng berupa wisata alam, wisaa bersejarah yang dikelola secara bersama dua kabupaten, yaitu Banjarnegara dan Wonosobo. Kawasan Dieng adalah penghasil sayuran dataran tinggi yang ada di Jawa Tengah. Kentang merupakan hasil utama yang ada di kawasan ini. Selain itu, wortel, kubis, dan berbagai bawang juga dihasilkan dari kawasan Dieng. thirteentempat wisata di wonosobo selain dieng #murahmeriah. 13 objek wisata di wonosobo selain dieng wonosobo, merupakan sebauah kabupaten kecil yang terletak persih di tengah tengah pulau jawa. Wonosobo. Wira excursion jogja paket wisata jogja murah. Cv wira tour jogja #no1 paket tour jogja murah, sewa mobil jogja, tiket pesawat & reservasi . Skip to content Paket WisataRental MobilSewa Bus PariwisataSewa MotorKontakTravel Blog Tempat Wisata Wonosobo Berbagai tempat wisata Wonosobo memang identik sebagai kawasan dengan pemandangan alam pegunungannya yang indah dan berhawa sejuk. Landskap yang berbukit-bukit dan dikelilingi oleh Gunung Sindoro dan Sumbing menjadikan tempat ini begitu nyaman dan rileks. Terlebih ada begitu banyak pilihan tempat wisata yang siap memanjakan para wisatawan yang berkunjung ke sini. Tak heran jika Wonosobo sering mendapat julukan sebagai kota dengan pilihan wisata terlengkap di Jateng. Sebut saja dari situs wisata sejarah hingga tempat wisata Wonosobo yang sedang hits semua dapat dijumpai di sini. Penasaran wisata-wisata apa saja yang ada di Kota Wonosobo? Berikut kami bagikan 17 tempat wisata pilihan terbaik di Wonosobo yang sudah kami rangkum untuk Anda. Daftar Tempat Wisata Wonosobo Populer Dieng Rasanya sangat pantas jika Dieng mendapat julukan sebagai negeri di atas awan’. Karena di sini Anda dan para wisatawan benar-benar dapat menyaksikan hamparan awan cantik dari puncak Bukit Sikunir. Dieng juga terkenal dengan julukan tempat bersemayamnya para dewa’. Karena di sini terdapat beberapa situs tertentu yang dipercaya masih memiliki keterkaitan erat dengan para dewa. Sebut saja salah satunya adalah Candi Arjuna. Selain landskap alamnya yang indah, Dieng menawarkan pemandangan kehidupan pedesaan yang dianggap mewah’ bagi para wisatawan yang bosan dengan rutinitas dan kebisingan di perkotaan. Di tempat wisata Wonosobo lagi hits ini, wisatawan dapat menyaksikan secara langsung bagaimana para warga lokal bertani, berkebun, memanen wortel dan kentang, budidaya tanaman Carica, dan masih banyak hal menarik lainnya. Gunung Prau Wonosobo sepertinya memang menjadi target yang paling tepat bagi Anda yang ingin coba-coba fun hiking atau kegiatan semacamnya trekking, misalnya. Ada cukup banyak pilihan tempat yang oke untuk fun hiking di sini. Salah satunya adalah Gunung Prau. Gunung ini tidak terlalu tinggi. Ketinggiannya kurang lebih mdpl – termasuk gunung dengan ketinggian sedang. Jalur pendakian gunung ini tak begitu sulit – sangat cocok untuk para pendaki pemula yang ingin menguji skill hiking mereka. Di sekitar jalur pendakian, nantinya para pendaki dapat menjumpai sebuah bukit yang secara visual mirip sekali dengan bukit buatan yang ada di serial Teletubbies. Dan benar saja, karena kemiripannya ini bukit ini lalu dinamai Bukit Teletubbies. Telaga Warna Konon, tempat ini dipercaya sebagai tempat pemandian para bidadari dari kayangan. Namun terlepas dari benar atau tidaknya mitos ini, Telaga Warna ini memang sangat indah. Air telaga yang jernih berwarna hijau kebiruan benar-benar sangat memanjakan mata siapapun yang melihatnya. Apalagi jika dilihat dari kejauhan. Terlihat begitu eksotis. Dinamakan Telaga Warna karena air pada telaga ini dapat berubah warna sesuai dengan kadar kandungan belerang yang ada di dalamnya. Terkadang air yang semula hijau kebiruan berubah menjadi merah atau bahkan ungu. Danau yang terbentuk secara alami ini menjadi salah satu ikon wisata Dieng selain Kawah Sikidang. Keduanya menyajikan fenomena alam yang hanya dapat dijumpai di Dieng. Kawah Sikidang Pertama kali mendengar kawah, pasti Anda membayangkan gambaran kawah gunung yang mengerikan dengan material isi kawah yang bergejolak, bukan? Namun tidak dengan kawah yang satu ini. Kawah Sikidang memang terhitung sebagai kawah yang masih aktif. Akan tetapi masih relatif aman untuk dikunjungi asal dalam status sedang tidak erupsi. Kawah dengan diameter 20 meter persegi ini berada di dekat pusat PLTU Dieng. Para wisatawan dapat melihat secara langsung fenomena alam ini. Tentu dengan jarak yang aman dan dengan masker yang wajib dipakai selama mengunjungi tempat wisata Wonosobo ini. Terkait dengan keamanan para pengunjung, pihak pengelola telah memasang pagar pembatas di sekitar kawah. Jadi Anda dan wisatawan akan tahu zona yang aman selama di sana. Kebun Teh Tambi Rindu dengan suasana sejuk, pemandangan alam yang serba hijau, dan udara segar? Kebun Teh Tambi akan menjadi rekomendasi terbaik untuk Anda. Bagaimana tidak, di sini wisatawan dapat melihat hamparan kebun teh sepanjang mata memandang. Dari kejauhan, kebun teh ini terlihat begitu rapi dan benar-benar terlihat seperti bed of green grass. Di antara hamparan kebun teh ini, terdapat celah-celah yang sebenarnya adalah jalan setapak. Nah, di jalan setapak inilah Anda dan wisatawan lainnya dapat berpose alias berfoto di antara hijaunya dedaunan teh. Sungguh menyegarkan mata dan pikiran. Usai puas berfoto, jangan lupa segarkan tenggorokan Anda dengan nikmatnya teh hijau hangat asli Tambi ini. Anda juga dapat menjadikan produk olahan teh Tambi ini sebagai salah satu oleh-oleh khas Wonosobo selain makanan. Pasti akan laris manis diserbu keluarga di rumah. Kawasan Wisata Bruno Kawasan wisata Bruno memiliki ciri khas topografi perbukitan yang cantik. Kondisi topografi semacam ini menjadikan daerah ini memiliki potensi wisata yang menjanjikan. Telah ada beberapa spot wisata yang cantik di sini. Sebut saja Puncak Khayangan Sigendol Giyombong, Curug Muncar Kaliwungu, dan Curug Gunung Putri Cepedak. Masing-masing tempat di atas menawarkan daya tarik yang berbeda. Curug, misalnya, selain view alamnya yang masih asri, wisatawan juga dapat bermain air di sekitar curug. Sementara itu, Puncak Khayangan Sigendol Giyombong menawarkan pemandangan sunrise dan sunset terindah di kawasan Bruno. Beragam kuliner menarik juga wajib Anda coba di sini. Tak ada salahnya Anda mencicipi beragam pilihan hidangan khas Bruno lengkap dengan secangkir Kopi Bruno hangat yang rasanya aduhai. Cenil, Jalapeno, dan jangan belut tentu akan menjadi teman’ yang pas untuk menikmati secangkir Kopi Bruno tubruk. Cita rasa yang berbeda dengan cita rasa makanan khas Wonosobo tentu juga akan menambah referensi rasa kuliner khas Nusantara. Candi Arjuna Situs sejarah ini sebenarnya bukan satu-satunya bangunan candi di Dataran Tinggi Dieng. Masih ada beberapa situs candi yang juga di bangun di kawasan wisata Dieng. Misalnya saja ada Candi Bima, Candi Semar, Candi Puntadewa, Candi Srikandi, dan Candi Sembadra. Candi-candi ini hingga sekarang menjadi tempat peribadatan bagi umat Hindu di Dieng. Candi Arjuna bisa dibilang candi paling populer di antara candi-candi tadi. Situs sejarah ini diperkirakan dibangun pada abad ke-9. Hal ini dapat Anda lihat dari ukiran di salah satu badan candi. Komplek candi ini terdiri dari sebuah candi tunggal sebagai candi utama dan beberapa situs candi pelengkap yang ada di sekitar bangunan candi utama. Candi Arjuna terlihat begitu sempurna dengan panorama perbukitan hijau di belakangnya. Sehingga tidak heran bila tempat ini jadi langganan destinasi bagi tempat sewa bus pariwisata untuk mengajak tamunya berlibur. Telaga Menjer Dieng terkenal dengan sejumlah telaga cantik dengan atraksi wisata yang beragam. Tak hanya Telaga Warna saja yang ramai oleh ratusan wisatawan, Telaga Menjer juga tak pernah sepi oleh wisatawan. Telaga yang dikenal sebagai telaga terluas di Dieng ini terbentuk secara alami akibat letusan Gunung Pakuwaja ribuan tahun lalu. Telaga ini terletak di daratan di atas ketinggian mdpl dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi telaga yang berada di tengah-tengah kawasan hutan seluas 75 Ha ini menjadikan Telaga Menjer ini sebagai center of attraction. Air danaunya begitu tenang dan jernih – menjadi tempat yang cocok untuk memancing. Atau wisatawan yang sekedar ingin berkeliling menikmati danau dari dekat, bisa sewa perahu dengan biaya sewa yang sangat terjangkau. Batu Angkruk Dieng Sebelum memulai liburan yang sesungguhnya di tanah Dieng, Anda dapat mampir di Batu Angkruk Dieng. Tempat wisata Wonosobo terbaru ini merupakan sebuah rest area yang kemudian disulap menjadi sebuah tempat istirahat sekaligus tempat dengan sejumlah atraksi wisata menarik. Sebagai rest area di jalur utama Wonosobo-Dieng, tempat ini selalu saja ramai oleh wisatawan yang hendak naik atau turun dari Dieng. Mereka menyempatkan mampir ke sini untuk berfoto atau jajan camilan asli Wonosobo yang dijual di lokasi rest area ini. Resto khas alam terbuka dan juga spot foto menjadi magnet’ bagi wisatawan untuk datang ke sini. Teras kaca atau jembatan kaca menjadi signature photo spot yang paling digandrungi oleh sebagian besar wisatawan. Di spot ini, Anda tentu dapat merasakan sensasi menegangkan saat berdiri di atas lantai kaca. Pasalnya, jembatan kaca ini dibangun di atas ketinggian sekian puluh meter dari permukaan bukit. Di spot yang sama, Anda juga bisa menikmati panorama alam perbukitan dan bahkan view Gunung Sindoro-Sumbing secara lebih dekat lagi. Sungguh menakjubkan. Tentu ini semua dapat Anda nikmati jika Anda menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewa mobil murah dari Salsa Wisata. Karena Kami, Salsa Wisata, fleksibel dalam hal pelayanan. Misal, Anda dan rombongan ingin mampir sejenak di Batu Angkruk Dieng untuk sekedar berfoto, Anda tinggal sampaikan kepada driver kami. Sang driver siap memenuhi request Anda. Kawah Sileri Kawah ini menjadi situs wisata kawah populer kedua di Dieng setelah Kawah Sikidang. Jika dibandingkan dengan kawah-kawah lainnya yang ada di Dieng, Kawah Sileri ini adalah kawah paling luas dan paling aktif. Terbukti kawah ini telah berkali-kali erupsi. Sedikitnya pernah erupsi sebanyak 6 kali. Terakhir kawah ini erupsi sekitar tahun 2009 lalu. Saat ini kawah dalam kondisi stabil sehingga aman untuk dikunjungi oleh para wisatawan. Meski stabil, air yang di dalam kawah masih terlihat bergejolak. Air pada kawah ini berwarna putih keruh seperti air cucian beras. Karena inilah, kawah ini dinamakan Kawah Sileri. Dari permukaan kawah juga terlihat asap putih yang kadang terlihat pekat dan kadang juga terlihat tipis memenuhi hampir semua area mulut kawah. Aroma belerang yang kuat mengharuskan Anda dan wisatawan lainnya memakai masker agar tak sepenuhnya terhirup oleh hidung atau mulut. Batu Pandang Ratapan Angin Dieng juga memiliki menara pandang’ alami yang berupa gugusan bukit yang kini dimanfaatkan menjadi sebuah tempat wisata Wonosobo hits. Batu Pandang Ratapan Angin namanya. Tempat ini kini sangat populer karena selain memiliki fasilitas yang lengkap, wisatawan juga akan disuguhkan dengan sejumlah spot paling menarik. Salah satunya adalah sebuah spot untuk berfoto dengan latar dua telaga terkenal di Dieng. Benar sekali, dengan duduk di atas batu, Anda dapat berfoto dengan latar dua telaga sekaligus, yaitu Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Akan tetapi, Anda harus rela lelah karena harus menaiki ratusan anak tangga untuk tiba di batu ini. Bagaimana, berani mencoba? Batu Pandang Ratapan Angin juga menawarkan atraksi wisata lainnya. Berfoto dengan burung hantu, misalnya, bisa menjadi alternatif kegiatan seru bagi Anda atau si kecil. Batu Tulis Mungkin situs wisata ini tak begitu populer di kalangan wisatawan umum. Akan tetapi situs yang berupa batu alam raksasa ini mengandung nilai sejarah, budaya, dan misteri yang luar biasa. Batu Tulis ini merupakan sebuah batu dengan tinggi sekitar 3-4 meter dan berbentuk menyerupai wajah. Batu ini berwarna hitam kehijauan karena ditumbuhi lumut. Dulunya batu ini menjadi salah satu tempat untuk semedi bagi masyarakat penganut keyakinan Kejawen. Situs ini juga menjadi situs suci dan sakral bagi umat Hindu di Dieng. Tepat di samping situs ini, terdapat sebuah patung Gadjah Mada berwarna emas. Patung ini menjadi bukti bahwa dulunya Dieng pernah menjadi bagian dari Majapahit. Gardu Pandang Tieng Ada satu lagi spot terbaik untuk menikmati pemandangan Kota Wonosobo dari ketinggian selain di Batu Angkruk Dieng. Spot yang dimaksud adalah Gardu Pandang Tieng. Spot ini terletak di Desa Tieng, tepatnya di salah satu sisi di tepian jalur utama Wonosobo-Dieng. Tempat ini sering menjadi titik pemberhentian para wisatawan yang hendak naik ke Dieng. Selain dengan alasan untuk beristirahat, mereka juga dapat dengan leluasa melihat indahnya alam Dieng. Saat menjelang sunrise, banyak wisatawan yang sudah ramai berkumpul untuk menyambut mentari pagi. Anda pun bisa melakukannya jika Anda mau. Akan tetapi, Anda harus sudah berada di lokasi sebelum pukul WIB. Gunung Beser Terletak di antara Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung, Gunung Beser ini berada di ketinggian mdpl. Jika dilihat dari segi ketinggiannya, Gunung Beser ini sejatinya adalah sebuah bukit. Namun banyak orang yang kemudian menamainya gunung. Gunung ini menjadi salah satu potensi wisata bagi masyarakat Desa Jombor, Jumo, Temanggung. Sama seperti Gunung Sikunir, selain trek-nya yang cukup mudah, Gunung Beser juga menawarkan view yang sangat mengagumkan dari atas ketinggian. Dieng Plateau Theater Bagi Anda yang penasaran dengan sejarah lengkap tentang terbentuknya Dataran Tinggi Dieng, Dieng Plateau Theater wajib Anda kunjungi. Jadikan tempat ini menjadi tujuan kunjungan pertama Anda. Dieng Plateau Theater dibangun dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 9 April 2006 lalu. Tempat ini dapat menampung kapasitas 100 orang. Di dalam teater ini, pengunjung akan disuguhkan sebuah film dokumenter tentang sejarah, budaya, dan kondisi geografis Dataran Tinggi Dieng. Film ini berdurasi sekitar 23 menit. Tentu saja melalui film ini, Anda dan pengunjung akan mendapat edukasi yang dapat menambah pengetahuan seputar Dieng. Sangat baik juga untuk memberi edukasi kepada anak-anak. Gunung Sikunir Pecinta hiking tentu tak asing dengan Gunung Sikunir. Gunung ini masuk dalam kategori gunung yang ramah’ terhadap pendaki pemula. Sebab, jalur pendakian di gunung ini tak begitu sulit dan cenderung mudah. Bahkan telah tersedia jalur khusus untuk trekking hingga ke puncak Sikunir. Pengunjung yang sejatinya bukan seorang pendaki pun bisa melalui jalur trekking ini dengan mudah. Daya tarik utama yang ditawarkan oleh Sikunir adalah view sunrise yang tak ada tandingannya. Anda pasti akan takjub dengan sunrise yang Anda saksikan di puncak gunung ini. Memang benar bahwa sunrise di sini menjadi daya tarik utama. Akan tetapi sunrise akan terlihat lebih sempurna dengan hadirnya bonus’ view hamparan awan putih bersih bak kapas yang bisa Anda lihat dari ketinggian. Saat mentari mulai memperlihatkan sinar emasnya, perlahan awan-awan putih ini berubah warna menjadi putih keemasan. Kabut pagi yang terus bergerak hilir mudik semakin mempercantik pemandangan ini. Dapatkan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman serupa bersama kami, Salsa Wisata. Melalui paket liburan keluarga yang kami sediakan, tentu agenda liburan ke mana pun akan terasa lebih mudah dan praktis serta hemat. Gunung Pakuwaja Nama Gunung Pakuwaja memang tak setenar Gunung Prau, Gunung Sikunir, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing. Akan tetapi, gunung ini sama-sama berada di Kabupaten Wonosobo. Gunung Pakuwaja tentu bisa menjadi alternatif tempat pendakian baru bagi Anda yang gemar mendaki dan berjelajah di tempat-tempat baru. Gunung ini terletak di Desa Parikesit, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah. Lokasi basecamp gunung ini tak begitu jauh dari lokasi basecamp Gunung Prau via Patak Banteng. Padang savana, sunrise, dan pemandangan alam yang memukau menjadi daya tarik utama dari gunung ini. Demikianlah 17 tempat wisata Wonosobo yang bisa Anda kunjungi ketika liburan di Wonosobo. Semua rekomendasi destinasi wisata ini benar-benar memikat hati. Siapa di sini yang sudah tidak sabar untuk mengunjungi satu per satu tempat wisata Wonosobo di atas? Namun sebelum memutuskan untuk liburan di tempat dingin dan sejuk seperti di Wonosobo, pastikan Anda siapkan kondisi fisik sebaik-baiknya. Ingat selalu untuk tetap patuhi prokes dan yang paling utama adalah jangan sampai salah pilih tour organizer. Salsa Wisata siap menjadikan Dieng tour Anda menjadi momen liburan yang paling mengesankan dan juga hemat. Happy holiday! Related PostsBagikan Artikel Ini Ke Page load link WONOSOBO - Telaga Bedakah jadi destinasi favorit keluarga untuk menghabiskan waktu liburan. Berlokasi di Dusun Bedakah, Desa Tlogomulyo, Kecamatan Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah. Berjarak sekitar 12 kilometer atau dapat ditempuh selama 28 menit dari pusat kota Wonosobo. Telaga Bedakah menawarkan view pemandangan gunung yang menjulang begitu indah, yakni saat cuaca cerah akan tampak Gunung Sindoro dan Gunung Kembang. Banyak wisatawan yang sengaja datang hunting foto dengan pemandangan alam yang asri. Baca juga Wisata Wonosobo Selain Dieng The Moby Park, Bisa Lihat 5 Gunung Fasilitas dan Harga Tiket Tidak hanya itu, wisata ini menjadi pilihan untuk merasakan sensasi menaiki bebek air mengelilingi Telaga Bedakah dengan menyewa sebesar Rp saja. Wisatawan dapat merasakan berkeliling telaga dengan air yang berwarna sedikit hijau kebiruan dan jernih ini. Di sekeliling Telaga Bedakah tersedia juga gazebo ataupun tempat duduk untuk sekedar melepas penat ataupun menikmati suasana Telaga Bedakah. Beberapa spot foto menarik juga harus dicoba seperti area pepohonan di samping telaga, ayunan, ataupun dermaga yang dapat menambah keren foto dengan view pegunungan. Area bermain anak juga tersedia untuk bermain anak-anak. Sejumlah pengunjung mengaku memilih wisata ini karena dinilai memiliki suasana yang sejuk dan dengan harga tiket masuk yang murah. Baca juga Ribuan Santri Wonosobo Ikuti Seleksi Lomba untuk Ajang MQK Nasional Tiket masuk ke wisata ini cukup membayar Rp per orang. Sementara parkir Rp saja. Wisata ini buka dari pukul pagi hingga sore. "Asyik saja wisata di sini, sengaja ke sini buat lihat telaga. Udaranya sejuk dan cukup terjangkau tiket masuknya," ujar Novi salah satu wisatawan asal Temanggung. Seusai bermain di Telaga Bedakah, tidak salahnya bisa berlanjut menikmati hamparan perkebunan teh Tambi yang begitu asri. ima Siapa yang tidak tahu salah satu destinasi wisata populer dalam negeri yang satu ini. Ya, Wisata Dieng telah menjadi primadona wisatawan yang ingin merasakan sensasi berlibur dengan suasana pegunungan yang asri dan alami. Tak hanya udaranya yang sejuk, Wisata Dieng memiliki suguhan alam yang sangat menawan dan mampu membuat kagum para pelancong yang berkunjung. Berada di kabupaten Wonosobo, Wisata Dieng bisa dibilang sebagai spot liburan yang tidak pernah sepi pengunjung. Tak hanya turis dalam negeri, banyak wisatawan asing yang turut berdatangan karena penasaran dengan keindahan alamnya. Jika Bali terkenal dengan pemandangan sunset, Wisata Dieng Wonosobo populer dengan suguhan sunrisenya. Biaya liburannya yang murah menjadi salah satu alasan utama mengapa daerah ini nampak selalu ramai dikunjungi. Dengan banyaknya tempat wisata menarik nan eksotis, tempat ini layak untuk disambangi saat sedang masa liburan atau cuti panjang. Bahkan, saking murahnya biaya penginapan dan transportasi, kamu hanya perlu menyiapkan budget 1 juta untuk bisa berlibur kesini. Namun, sebelum memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata Dieng Wonosobo, ketahuilah 19 destinasi unggulannya yang tidak boleh dilewatkan. 19 Tempat Wisata Dieng Wonosobo Terfavorit Berikut ini adalah objek wisata yang bisa kamu kunjungi selama berada di dataran tinggi Dieng Bukit Sikunir, Lokasi Favorit Idaman Para Pelancong Wisata Dieng Bukit Sikunir Spot wisata pertama yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Dieng adalah Bukit Sikunir. Memiliki ketinggian meter di atas permukaan laut, Bukit Sikunir merupakan tempat yang memiliki pemandangan matahari terbit paling ciamik di Jawa Tengah. Tak butuh waktu lama untuk bisa sampai ke puncak Bukit Sikunir. Biasanya, waktu tempuh para wisatawan hanya berkisar 30 hingga 60 menit saja, tergantung kondisi fisiknya. Jika cuaca sedang cerah dan berawan, kamu akan bisa merasakan sensasi melihat empat gunung paling terkenal di Jawa Tengah, Merbabu, Sindoro, Merapi, dan juga Sumbing. Candi Arjuna yang Masih Aktif Digunakan untuk Beribadah Wisata Dieng juga memiliki banyak candi bersejarah yang bisa dikunjungi. Salah satu yang terpopuler adalah Candi Arjuna. Candi ini masih aktif dijadikan tempat ibadah warga sekitar yang beragama Hindu, terlebih saat Hari Raya Galungan. Pastikan tidak sedang dalam kondisi letih karena Candi Arjuna memiliki luas mencapai 1 hektar. Panorama yang indah dilatar belakangi perbukitan akan memanjakan pandangan wisatawan. Kompleks Candi ini juga dilengkapi fasilitas kuliner, parkir kendaraan, dan kamar mandi. Telaga Warna dengan Warna Air yang Berubah Setiap Waktunya Jika akan berlibur ke Wisata Dieng pada musim kemarau, wajib hukumnya untuk mampir ke Telaga Warna. Pasalnya, saat berkunjung di bulan Juli sampai Agustus, kamu berkesempatan melihat warna air di telaga ini menjadi merah, hijau, biru, hingga kuning. Mitosnya, perubahan warna yang terjadi di Telaga Warna terjadi karena isi pusaka yang terjatuh milik Cupu Manik Astagina. Namun, jika dijelaskan secara ilmiah, penyebab warna air yang berubah karena kandungan belerang yang ada di telaga tersebut. Kunjungi tempat wisata ini pagi atau siang hari karena kabut akan menutupi telaga ini setelah sore. Pemandangan Indah di Batu Pandang Ratapan Angin Berdekatan dengan Telaga Warna, wisatawan dapat menikmati pemandangan indah di puncak Batu Pandang Ratapan Angin. Akses destinasinya juga tidak sulit karena berdekatan dengan objek wisata lainnya seperti Candi Arjuna, Kawah Sikidang, dan Telaga Warna. Tempat wisata ini juga memungkinkan wisatawan melihat Telaga Warna dan Telaga Pengilon sekaligus. Bila kamu tertarik, maka siapkan fisik terlebih dahulu karena tempatnya yang mengharuskan wisatawan untuk sedikit mendaki. Hobi Hiking? Coba Taklukkan Gunung Prau di Wisata Dieng Kurang lengkap rasanya jika berwisata ke dataran tinggi tanpa melakukan aktivitas mendaki. Jika kamu penyuka aktivitas tersebut, maka tidak ada salahnya untuk coba menaklukkan Gunung Prau. Dengan ketinggian hampir mdpl, Gunung Prau merupakan gunung dengan puncak paling tinggi di Dieng. Dibandingkan dengan proses pendakian gunung lainnya, waktu untuk mendaki gunung ini termasuk ke dalam kategori yang cepat. Mayoritas pendaki hanya membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 jam untuk sampai puncaknya. Dijamin ketika melihat sunrise di puncak Gunung Prau, semua beban pikiran akan hilang. Rasakan Hawa Panas Uap Vulkanik di Kawah Sikidang Masih berada di kawasan Gunung Prau, elok rasanya untuk melipir sebentar di kawah vulkanik yang masih aktif di sana. Sebenarnya, ada banyak kawah vulkanik yang ada di gunung tersebut. Namun, Kawah Sikidanglah yang paling banyak dikunjungi. Pastikan untuk mempersiapkan masker sebelum ke tempat wisata ini karena aroma belerangnya cukup tajam dan dapat membahayakan kesehatan. Kawah Candradimuka Juga Tidak Kalah Bagus Selain Kawah Sikidang, dataran tinggi Dieng juga memiliki Kawah Candradimuka yang tidak kalah bagusnya. Tercipta akibat retakan tanah yang menghasilkan gas belerang, wisata ini masih relatif aman walau agak pekat dengan bau belerang. Warna kawah sering berganti warna, kadang abu-abu, biru, atau putih. Sumber air disekitar kawah ini juga dipercaya akan memberikan efek awet muda. Kawah ini juga lengket dengan legenda Arjuna yang memotong tali pusar keponakannya, Gatotkaca di kawah ini. Tak Kalah Menarik, Telaga Merdada Juga Layak untuk Dikunjungi Meski tidak sepopuler Telaga Warna, Telaga Merdada memiliki daya tarik yang sayang untuk dilewatkan. Saat berlibur ke Wisata Dieng di musim hujan, kamu akan diperlihatkan dengan pemandangan telaga yang dipenuhi dengan air dan dirangkul oleh kebun milik warga. Hal ini karena, Telaga Merdada hanya diisi oleh air hujan karena tidak memiliki sumber air sendiri. Pemandangan yang indah akan membuat imajinasi pedesaan masa kecil akan langsung terealisasikan saat berkunjung ke Telaga Merdada. Telaga ini juga yang terluas di dataran tinggi Dieng. Tempat Nongkrong Setinggi MDPL di Gardu Pandang Tieng Bagi yang segan untuk mendaki namun ingin menikmati pengalaman liburan di tempat tinggi, Gardu Pandang Tieng adalah tempat bersinggah paling cocok untuk dipilih. Berada di ketinggian nyaris mdpl, lokasi ini menawarkan pemandangan sunrise tanpa harus repot mendaki. Spot wisata ini juga memiliki area nongkrong yang bisa dimanfaatkan untuk berkumpul bersama orang terdekat. Suasana Mistis nan Misterius di Goa Semar Penyuka tantangan? Jangan ragu untuk menguji keberanian dengan pergi ke Goa Semar yang konon merupakan tempat bertapa para raja zaman dahulu. Bahkan, berdasarkan petunjuk informasi yang ada, Presiden Soeharto pun pernah melakukan meditasi di gua ini. Jadi, jika menyukai suasana mistis nan misterius, Goa Semar wajib masuk dalam daftar kunjungan di Wisata Dieng. Kunjungi Petak 9 Dieng Jika penasaran dengan bagaimana tampak Telaga Warna saat dilihat dari jauh, kunjungilah Petak 9 Dieng. Tempat Wisata Dieng yang juga dikenal dengan nama Bukit Sidengkeng ini membebankan tiket masuk hanya saja untuk setiap pengunjung. Harga yang murah bukan untuk bisa menikmati pemandangan Telaga Warna dengan lebih indah lagi? Sumur Jalatunda Konon, sumur ini dikatakan sebagai gerbang gaib untuk ke dunia penguasa laut selatan. Menurut kepercayaan setempat, orang yang melempar batu melewati sumur ini maka cita-citanya terkabulkan. Sumur Jalatunda terbentuk dari kawah gunung meletus yang akhirnya dingin dan menciptakan sumur mendalam. Adapun kedalaman sumur ini mencapai 100 meter dan lokasinya dikelilingi tebing tinggi. Baca Juga Tips Traveling Buat Kamu yang Baru Putus Cinta Menyucikan Diri di Ondo Budho Dikatakan sebagai anak tangga menuju Dieng di masa lampau. Ondo memiliki arti tangga dalam bahasa Jawa. Menurut legenda setempat, orang yang ingin sembahyang atau bersemedi di candi-candi biasanya melewati Ondo Budho untuk menyucikan diri. Berlokasi di Desa Sikunang, Ondo Budho dikelilingi pemandangan pertanian warga setempat. Karena berada di dataran tinggi, konsep terasering juga memberikan pemandangan apik yang memanjakan mata. Bersantai dan Memancing di Telaga Menjer Terbuat karena aktivitas vulkanik, Telaga Menjer dimanfaatkan sebagai PLTA. Namun, karena pemandangannya yang indah, tak sedikit wisatawan yang menjadikan kawasan ini sebagai tujuan wisata. Tak hanya itu, wisatawan juga dapat bersantai dan memancing di telaga ini sembari melepas lelah setelah seharian berwisata. Menyegarkan diri di Curug Sikarim Air terjun memang menjadi objek wisata favorit orang-orang. Tercipta karena patahan lempeng yang menyebabkan satu dataran berada lebih tinggi dari dataran lainnya. Aliran air yang mengalir melalui patahan tersebut akan jatuh sehingga tercipta air terjun. Salah satu objek air terjun di dataran tinggi Dieng adalah Curug Sikarim. Dikelilingi kawasan perbukitan dan pohon rindang, tidak herang wisatawan ingin bersantai di tempat ini. Curug Sikarim juga Instagramable karena pemandangannya yang bagus. Untuk biaya masuknya dikenakan saja. Telaga Cebong, Spot Unik untuk Berkemah dan Naik Perahu Telaga Cebong dulunya adalah sebuah kawah purba yang terisi oleh air. Banyak wisatawan yang memanfaatkan tempat wisata ini dengan aktivitas berperahu hingga berkemah. Peralatan kemah pun dapat dengan mudah disewa dari warga sekitar di sekitar area tersebut. Lokasi Telaga Cebong berada di sebelah barat Bukit Sikunir. Saat pagi hari, air di telaga ini tampak berkilauan. Selain estetikanya, telaga ini juga memiliki fungsi sebagai sumber pengairan ladang petani di sekitarnya. Alun-Alun Wonosobo, Pusat Kota Terbaik di Jawa Tengah Sedikit melipir dari area Dieng, wisatawan dapat berjalan-jalan ke Alun-Alun Wonosobo yang dianggap sebagai pusat kota terbaik di Jawa Tengah. Fasilitas yang ada di Alun-Alun Wonosobo pun terbilang lengkap. Maka dari itu, tempat ini layak dijadikan pilihan untuk menjadi penutup liburan di Dieng. Wisata Ala Grand Canyon di Lubang Sewu Sama halnya dengan Telaga Warna, tak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Lubang Sewu. Alasannya karena pada musim kemarau dan air menjadi kering sehingga suasananya tampak seperti Grand Canyon yang ada di Amerika Serikat. Namun, jika berkunjung saat musing penghujan, Lubang Sewu akan dipenuhi air dan juga ikan yang berenang dan bersembunyi di celah lubang. Renang Kolam Air Panas di D’qiano Water Park Ingin mengembalikan tubuh ke kondisi yang segar dan fit, D’qiano Water Park cocok dijadikan destinasi liburan terakhir yang menyenangkan di Dieng. Cukup merogoh kocek rupiah saja kamu sudah bisa berenang di kolam air panas sepuasnya. Jika bingung mencari tempat untuk bernaung, D’qiano Water Park juga menawarkan fasilitas penginapan dengan kualitas mumpuni. Jadi, momen liburan bersama keluarga di Wisata Dieng akan terasa lebih memorable. Baca Juga Berbagai Hal Terkait Keuangan yang Wajib Disiapkan sebelum Traveling Tips Liburan Hemat di Wisata Dieng Bersama Keluarga Berada di dataran tinggi, wisatawan disarankan untuk membawa pakaian hangat dan sepatu gunung agar nyaman berwisata di Dieng. Untuk yang berdomisili di Jakarta, kamu dapat menggunakan moda transportasi berupa bus ke Wonosobo yang memiliki kisaran tarif mulai dari 85 ribu hingga 200 ribu rupiah. Selain itu, mencari paket wisata dieng yang murah pun dapat dijadikan alternatif lain. Tekan kembali budget liburan dengan memanfaatkan promosi penginapan di situs perjalanan dan mencari yang sesuai dengan isi dompet. Dengan begitu, impian berlibur murah di Wisata Dieng bisa didapatkan tanpa perlu takut mengacaukan kondisi keuangan keluarga. Baca Juga 15 Tempat Wisata Bogor yang Wajib Dikunjungi Akhir Tahun WisataDieng LiburanMurah Wonosobo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan. Tidak heran, selain menjadi jalur penghubung Semarang-Purwokerto, Wonosobo menjadi daerah yang kaya dengan perkebunan sayur dan buah. Tempat wisata di Wonosobo yang terkenal adalah Dataran Tinggi Dieng, namun sebenarnya ada tempat lain yang bisa dikunjungi selain Dieng. Inilah 10 diantaranya. 1. Tempat wisata di Wonosobo, Telaga Menjer Image paket wisata jogja Lokasinya ada di Desa Menjer, Kecamatan Garung, Wonosobo. Tempat wisata ini memiliki jarak yang lebih dekat dari pusat kota Wonosobo dibandingkan jika ke dataran tinggi Dieng, yaitu sekitar 12 kilometer. Berada di ketinggian mdpl dengan luas area 45 meter, suhu udara di sini cukup sejuk, yaitu sekitar 22-27 derajat Celsius. Telaga Menjer ini merupakan sebuah telaga yang terbentuk akibat letusan Gunung Pakuwaja, Dieng yang dulunya aktif. Kamu bisa menelusuri danau dengan menyewa perahu, memancing, dan menikmati pemandangan alam yang indah di sekitar telaga. 2. Curug Sikarim Image TravellersID Air Terjun Sikarim terletak di Desa Mlandi, Kecamatan Garung, tepat di bawah Desa Sembungan, yaitu desa tertinggi di Pulau Jawa yang terkenal dengan lokasi untuk melihat Golden Sunrise Sikunir. Di atasnya Desa Mlandi, air terjun ini dicapai melalui dua jalur, yaitu lewat Desa Garung dan Desa Sembungan. Siapkan fisikmu dulu jika ingin ke tempat ini, karena jalannya cukup curam dan hanya bisa dilalui dengan motor dan berjalan kaki. Tapi, semua rasa lelah itu pasti akan terbayar dengan pemandangan indah dari Curug Sikarim itu sendiri dan juga suasana perkebunan sayur milik warga yang bernuansa pedesaan. 3. Kebun Teh Tambi Image Laksita Judith – blogger Kebun teh ini merupakan peninggalan zaman Belanda yang saat ini dikelola oleh PT Tambi. Di sini, kamu bisa melihat hamparan perkebunan teh, melihat aktivitas dari para karyawan kebun, melihat proses pengolahan teh dari daun sampai menjadi teh siap saji, mencicipi teh dan, menikmati berbagai permainan outbond. 4. Waduk Wadaslintang Image Miftakhul Arifin – blogger Jangan lewatkan pemandangan indah di Waduk Wadaslintang yang berlatar Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang lokasinya ada di Kecamatan Wadaslintang, berbatasan dengan Kabupaten Kebumen. Selain dimanfaatkan sebagai irigasi, waduk ini juga berfungsi sebagai tempat pemancingan, obyek wisata, dan PLTA. 5. Pendakian Gunung Sumbing & Gunung Sindoro Image Cayo Indonesia Buat kamu yang suka mendaki, ada Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro. Kedua gunung ini sering disebut juga gunung kembar karena lokasinya berdekatan dan mirip bentuknya. Ketinggian kedua gunung ini juga hampir sama, yaitu Gunung Sindoro mdpl dan Gunung sumbing mdpl. Baca juga Selain Bromo, 10 Tempat Ini Juga Memiliki Panorama Kabut yang Menawan 6. Arung Jeram Serayu Image Sobatpetualang Apakah kamu suka dengan tantangan? Tempat wisata yang satu ini tidak boleh kamu lewatkan yaitu arung jeram di Sungai Serayu. Di sini kamu bisa memilih paket arung jeram mulai dari track pendek, yaitu 12 kilometer sampai yang terpanjang mencapai 24 kilometer. Sungai Serayu merupakan salah satu sungai terpanjang di Jawa Tengah, bermula dari sebuah mata air kecil Tuk Bima Lukar sampai bermuara ke Samudera Hindia. Sungai ini juga melewati 5 Kabupaten, yaitu Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, dan Cilacap. Tingkat kemiringannya sekitar 5-10 derajat dan ketinggian 500 meter membuat sungai ini memiliki jeram yang bervariasi. 7. Pemandian Air Panas Kalianget Image YouTube Terletak di Jalan Raya Wonosobo-Dieng km 3, Desa Kalianget, Wonosobo, lokasi wisata ini terbilang cukup mudah dijangkau dan hanya berjarak 3 km dari kota Wonosobo. Pemandian air panas ini memanfaatkan sumber air panas alami pegunungan Wonosobo. Tentu asyik berendam dalam kolam air panas sambil menikmati hawa dingin pegunungan. 8. Bukit Sikunir Image Wikimedia Commons Memandang keindahan dari bukit di ketinggian mdpl tentu menyenangkan. Di sini kamu juga bisa melihat golden sunrise dan melihat keindahan Telaga Cebong. Lokasinya ada di sebelah timur Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo. 9. Lobang Sewu Erorejo Image MiftahSigitaris Boleh dibilang Lobang Sewu atau dalam bahasa Indonesia berarti Lubang Seribu ini adalah Grand Canyon ala Wonosobo. Berlokasi di salah satu sisi Waduk Wadaslintang, tempat ini biasa digunakan untuk tempat mencari ikan karena banyak sekali ikan yang bersembunyi di dalam lubang-lubang bebatuan kapur. Jika air waduk sedang surut atau sedang musim kemarau, maka bebatuan kapur yang berwarna putih ini akan terlihat. Tetapi, jika sedang pasang maka bisa dipastikan bebatuan ini akan tidak kelihatan sama sekali, jadi sebaiknya kamu ke sini saat musim kemarau, ya. 10. Alun-alun Wonosobo Image Flickr Belum ke Wonosobo rasanya jika belum pergi ke Alun-alun Wonosobo. Ya, ruang terbuka publik di Wonosobo ini adalah alun-alun terindah di Pulau Jawa dengan lapangan hijau, pepohonan yang rindang disertai dengan view dari gunung Sumbing dan gunung Sindoro sebagai pemandangan indahnya. Seperti kawasan alun-alun di kota lain, di sini banyak tersedia kuliner khas Wonosobo, seperti mie ongklok, sate jamur dan es cendol durian. Nah, bagaimana tertarik menjadikan 10 tempat wisata di Wonosobo di atas jadi tujuan travelingmu selanjutnya? Dijamin kamu akan terpesona dengan pemandangan alamnya yang begitu indah dan hawanya yang dingin menyejukkan. “Mau traveling dan mengunjungi tempat wisata dengan panorama indah ini? Yuk, segera rencanakan kunjunganmu dan beli tiket perjalanannya melalui ShopBack! Dapatkan cashback dan nikmati juga promo serba Rp dari kami, ya! Klik di sini untuk mendapatkan promonya” Editor Sintya W Featured image Wikimedia Commons

tempat wisata wonosobo selain dieng